kamu adalah orang yang dulu aku anggap berarti, matamu yang selalu memancarkan cahaya dan senyummu yang menyejukkan amarah membuat aku ingat akan semua bayangan polosmu. kamu adalah sosok yang dapat meluluhkan hatiku hanya dengan sekali memandangmu, ya tapi itu dulu dan hanya kenangan.
sekarang aku duduk dihadapanmu dan aku bersembunyi diantara dua bari meja yang besar dan langsung menatap matamu, walau kau tak tahu. dan akupun tak ingin kamu mengetahuinya. dulu kamu bagaikan putri yang menghiasi hatiku dengan senyumanmu. tapi sekarang engkau masih tetap putri, tetapi engkau bukan putri dihatiku melainkan dihati orang lain.
Aku peduli, ya mungkin aku yang terlalu peduli, semua ini karna aku sayang kamu dan bayangan gelapmu yang selalu datang menghantuiku. Aku sayang kamu seakan aku menekan kamu, aku lakukan itu karna aku peduli, aku sayang kamu.
Dunia memang satu, dikala semua keadaan mulai memburuk, dikala semua rasa sudah tak tahu menuju arah mana, hanya hati dan perasaan yang mengerti. Mungkin terkadang cintapun entah pergi kemana, entah apalah ini, hanya perasaan yang tak kumengerti akan kembali kemana. Ke pemikiranku atau hanya dikhianatnya?
sosok yang selalu berjalan dengan tas yang selalu ia pakai, warna silver yang berakulturasi dengan warna hitam, dan jadilah warna coklat abu abu, hha. ditasnya bergantung rapi huruf K yang tak asing lagi itu "agen" haha
suara alunan instrumental jawa terdengar tatkala hati mulai berbisik, berharap datangnya hujan dikala kemarau yang tak kunjung datang. dentingan gamelan yang terdengar merdu mengambarkan panggilan hati yang telah lama menanti datangnya suara.
READ MORE...
setiap kali denting dering berharap pesan singkat itu mengatas namakan ia, bermimpi ia yang peduli akan semua keyakinanku. semua ini memang sulit untuk aku buktikan, apapun itu, AKU tetap salah dimatanya.



